Masih ingat dengan video yang diunggah melalui jejaring sosial YouTube yang merilis ulah seorang oknum polisi Bali memalak turis asing asal Belanda?

Nampaknya, ulah oknum anggota polisi Bali yang kerap kali memintai uang pada turis, pun dialami oleh Paul (21) salah seorang wisatawan asal Jerman.

Dalam pengalamannya berpetualang di Indonesia, Paul mengaku takjub dengan pesona alam yang tersaji. Namun, ulah oknum polisi Bali itu, medapat catatan kelam tersendiri dalam hidupnya.

"I love Indonesia, but I hate the police (saya cinta Indonesia, tetapi saya benci dengan polisinya_red)," ungkap Paul saat ditemui Okezone, di Jalan Jaksa, Jakarta Pusat belum lama ini.

Kebencian itu tertanam lantaran saat dirinya melancong ke Pulau Dewata itu, Paul kerap dipalak oleh oknum polisi. Dengan menggunakan bahasa Inggris yang cukup lancar, Paul pun menceritakan caranya mengelabui oknum polisi itu.

"Akhirnya saya mengakalinya dengan menyembunyikan uang di kantong kecil yang terdapat di dompet saya. Jadi ketika polisi itu minta uang, saya perlihatkan bahwa tak ada uang di dompet saya," kisahnya.

Dalam liburannya ke Indonesia selama satu bulan itu, Paul mengaku menghabiskan dana sekira Rp20 juta. Untuk mendapatkan uang sebanyak itu, Paul yang masih duduk sebagai mahasiswa itu, memerlukan waktu sekira tiga tahun dengan bekerja paruh waktu pada perusahaan otomotif pabrikan Jepang yang berada di negaranya.

"Saya keliling ke beberapa kota. Malang, Jogja, Dieng, Bali, Flores dan Jakarta. Dan menurut saya, Pulau Komodo yang berada di Flores sana merupakan paling indah. Indonesia is beautifull," pungkasnya.

Seperti diketahui, aksi tidak terpuji dilakukan seorang oknum anggota Polantas di Bali beberapa waktu lalu. Adalah Aipda Komang yang kedapatan memeras WNA asal Belanda Kes Van Der Spek. Video aksinya itu diungguh pada 1 April 2013 silam di situs YouTube. Aipda Komang meminta uang damai Rp200 ribu kepada bule di pos polantas di Bali. Hal itu karena bule tersebut tidak menggunakan helm.

Pihak Kepolisian telah menjatuhkan hukuman kepada Aipda Komang dan rekannya yang terlibat pemalakan terhadap turis di Bali, pada April 2013 silam. Keduanya telah dilakukan persidangan disiplin dan dikenakan Pasal 5 dan 7 PP No. 2 Tahun 2003.

http://news.okezone.com/read/2013/09...ate-the-police